Tuduhan Rasulullah SAW Memiliki Kelainan Seks

Rasulullah SAW dituduh mempunyai kelainan seks, yaitu senang dengan anak kecil. Hal ini karena baginda menikahi Aisyah yang masih berusia 9 tahun.

Sanggahan:

  1. Benar Rasulullah SAW menikahi Aisyah yang masih berusia sekitar 9 tahun. Lalu, apakah hal itu dapat dikatakan sebagai kelainan seks? Padahal hal ini merupakan perkara  yang lumrah di zaman tersebut. Sama seperti zaman Nabi Nuh umpamanya, orang-orang di zaman tersebut pada usia 100 tahun masih sering  kawin, bahkan di usia 300 tahun pun masih banyak yang menikah. Jika orang  yang berusia 100 tahun dizaman ini  menikah lagi, apakah dinilai sebagai hal yang wajar?
  2. Jika akan dibenarkan, maka seharusnya istri-istri  baginda setelah Aisyah juga mereka yang masih kecil. Namun nyatanya tidaklah demikian, kesemua istri yang dinikahi setelah Aisyah adalah janda-janda yang tentu saja sudah memiliki pengalaman seksual.
  3. Mengawini seorang yang berusia 9 tahun pada masa tertentu tidaklah aib. Dalam perkembangan usia pernikahan di Indonesia, pada tahun 1960-1970, yang artinya hampir 14 abad setelah Rasulullah SAW, menjadi kebiasaan umum seorang  perempuan menikah dalam usia 11-13 tahun. Dan akan menjadi aib atau diejek dengan istilah perawan tua, jika dalam usia 15-17 tahun belum menikah. Berbeda dengan sepuluh duapuluh tahun kemudian, usia wajar nikah adalah 17 tahun, lalu di tahun 2000 an ini, angka itu naik menjadi 20 tahun, bahkan mereka yang berusia 25 th dan belum nikah masih belum dianggap perawan tua. Wal hasil, bukankah batasan usia wajar nikah itu sangat bergantung pada tempat dan zaman
  4. Disamping tadi, ada hikmah besar di balik pernikahan ini. Aisyah yang cerdas dan masih muda  yang karena itu, secara umum menjadi sebab hidupnya cukup panjang setelah wafatnya Rasulullah SAW, menjadi media pembawa pesan efektif kepada umat tentang apa-apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
  5. Kalaulah semua yang dinikahi Raslullah SAW berusia setara dengan baginda, maka kemungkinannya mereka wafat juga tidak lama kemudian. Jika hal ini terjadi maka akan ada banyak pesan yang belum tersosialisasi.